Fakta Menarik Film Ali & Ratu Ratu Queens

Fakta Menarik Film Ali & Ratu Ratu Queens – Ali & Ratu Ratu Queensmenjadi perbincangan di media sosial sejak dirilis layanan streaming Netflix pada 17 Juni 2021 lalu. Ada yang memuji , ada juga yang mengkritik film garapan rumah produksi Palari Films ini.

Film ini menceritakan seorang pemuda yang bernama Ali yang mencari Ibunya , Mia, yang pindah ke New York. Dalam perjalanan itu ia bertemu empat imigran Indonesia yang bersedia membantunya.

Nah buat kalian yang belum menonton film ini , mending situs judi slot online terbaik dan terpercaya no 1 simak beberapa fakta menarik film Ali & Ratu Ratu Queens yang mungkin bisa saja membuat kalian tertarik untuk menonton. Yuk langsung saja kita simak fakta fakta menariknya di bawah ini !

Diangkat Dari Kisah Nyata

Film ini dibuat berdasarkan pengalaman produser Muhammad Zaidy yang biasa disapa Eddy. pada tahun 2015 lalu , ia sempat tinggal di New York, Amerika Serikat, tepatnya di apartemen yang terletak di daerah Queens.

Kala itu Queens dipenuhi banyak imigran dari berbagai negara, salah satunya dari Indonesia. Eddy bertemu banyak orang degan kehidupan yang sangat berbeda dengannya , termasuk empat wanita berusia 40-an yang unik.

Pengalaman hidupnya tersebut kemudian didiskusikan dengan Gina S. Noer yang menulis naskah film ini. Mereka kemudian bertemu dengan Lucky untuk mematangkan cerita Ali & Ratu Ratu Queens.

Dikawal NYPD

Dalam film ini terdapat adengan menyebrangi jalan yang dilakukan Asri dan Iqbaal. Pengambilan gambar adegan ini dikawal oleh New York Police Department (NYPD) karena ada jalan raya yang ditutup sementara.

“Jadi kita kan ngeblok jalan New York gitu, cuma buat nyebrang jalan gitu. Jadi syuting di sana segitunya, jadi harus ngeblok jalan, memang harus izin,” kata Asri.

Mempelajari Kota New York

Para pemain di film ini seperti Asri Welas, Nirina Zubir, Tika Pangabean, dan Happy Salma mengaku jika mereka tidak langsung syuting ketika tiba di New York. Mereka diberikan kesempatan untuk mempelajari kehidupan orang yang bekerja di New York.

Selain itu, empat aktris yang berperan sebagai imigran dari Indonesia itu juga diberi kesempatan untuk melihat tempat kerja karakter yang mereka perankan. Mereka diminta berbaur dengan warga New York asli.

Tidak Banyak Take

Asri Welas mengatakan tidak banyak pengambilan gambar atau take selama syuting di New York. Hal ini disebabkan karena semua pengambilan gambar sudah ditentukan sejak awal.

“Aku gak bisa take ulang karena dibilang udah oke, aku merasa ini kok cepet banget dan seperti merasa kurang maksimal. Jadi setiap take harus maksimal,” kata Asri.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Iqbal yang memerankan Ali. Syuting Ali & Ratu Ratu Queens berbeda dengan syuting yang pernah ia alami di Indonesia, di mana pengambilan gambar bisa dilakukan beberapa kali untuk satu adegan.

“Karena (di New York) kerja sama rumah produksi sana, dibantu, semua sudah jelas apa yang mau diambil. Aku sebagai aktor tertantang banget, enggak bisa kayak, ‘oh nanti deh take 3 baru bagus’,” kata Iqbaal.