Pages

About Company

Tekhnik Menulis Blog Travel Yang Bagus

Pertama kali saya membikin blog The Backpacker’s Notes (TBN), tujuan saya terbukti cuma satu: share. Begitu saya merasakan kegunaaan serta serunya traveling, saya ingin share pengalaman serta menularkan semangat traveling ke para pembaca yang kebetulan mampir di blog ini. Sebab saat itu tak sedikit kawan saya yang ragu-ragu untuk mengawali backpacking pertama mereka alias bahkan tak terpikir sama sekali untuk meperbuat perjalanan dengan cara backpacking.

Tehnik Menulis Blog Travel Yang Bagus

Backpacking terbukti adalah salah satu tipe traveling yang membutuhkan sedikit spontanitas serta mempunyai unsur petualangan.  Dengan membikin blog ini saya juga ingin mendorong mereka untuk berani mencoba aktivitas backpacking. *Oh, ada satu disclaimer: Saya sendiri tetap tergolong pemula dalam backpacking dibandingkan kawan-kawan backpacker saya lainnya, tapi justru sebab amatir itulah saya malah ingin share pengalaman, hahaha..

A great journey always starts with a single step, right?

Bagi yang ingin membikin travel blog, di bawah ini adalah trik-trik pendek bagaimana membikin travel blog yang informatif serta *diinginkan* berkegunaaan bagi yang baca:

1) Buat tulisan yang informatif serta secukupnya.
Di sini kalian wajib mengira-ngira info apa saja yang bakal diperlukan oleh para pembaca. Buatlah tulisan secukupnya, jangan terlalu panjang. Tulisan yang terlalu panjang bakal membikin pengunjung malas membaca hingga berakhir. Saya sendiri rutin mencoba untuk membatasi maksimal kata dalam tulisan kurang lebih 800-1000 kata.

2) Buatlah daftar (list).
Semacam judul postingan ini, daftarlah sesuatu yang kalian anggap hebat serta kira-kira berkegunaaan untuk para pembaca. Biasanya postingan dengan judul semacam ini bakal hebat tak sedikit calon pembaca. Contoh: 5 Travel Blog Favorit Saya, 12 Trik Traveling Ke China, 30 Trik Pendek Jalan-Jalan Terjangkau di Jepang, 36 Tutorial Praktis Untuk Menghemat Anggaran Jalan-Jalan, serta sebagainya.

3) Tulislah minimal 1 posting setiap bulan.
Terus tak sedikit posting yang kalian tulis, terus tak sedikit pembaca yang datang mencari informasi. Dulu saya menantikan hingga ada minimal 30 posting blog, baru saya merasa lumayan PD untuk mengumbar-umbar link/tautan-nya. PS. Emm, sebetulnya poin yang ini telah jarang saya perbuat, hehe.. Tapi berhubung tak sedikit postingan lama yang tampaknya tetap dicari orang, maka jumlah pengunjung blog ini terkesan lumayan stabil.

4) Ceritakan pengalamanmu, tapi jaga jangan hingga tulisanmu terlalu detail semacam buku harian.
Kenapa? Sebab membosankan. Waktu pertama kali menulis (para pembaca awal blog ini tentu tahu), saya ceritakan semua detail perjalanan saya beserta detail jam-jam nya, huahaha.. Eh. Pas dibaca-baca lagi kok kayanya lebay banget. Tapi gapapa, namanya juga tetap belajar. :P

5) Masukkan gambar atau/dan video.
Cerahkan tulisanmu dengan gambar-gambar (atau video) cantik dari perjalananmu, supaya para pembaca merasa berminat untuk menyusul ke sana.

6) Sangkutkan blog-mu dengan media sosial lainnya.
Saya menautkan posting blog terakhir ke akun Facebook serta Twitter saya, sehingga jika ada tulisan baru, link-nya bakal timbul dengan cara otomatis di kedua akun tersebut. Faktor ini berpengaruh kepada traffic blog.

7) Have fun!
Yep. Jangan lupakan unsur yang satu ini. Bagi saya, blog ini adalah salah satu "mainan" saya yang nyatanya dengan cara tak langsung mengarahkan saya ke beberapa peluang lainnya. Pembaca dapat ngeliat kok mana yang blog yang dikelola dengan passion serta mana yang tidak.
 

Most Reading

Sidebar One