Pages

About Company

Cara Memeriksa CDI Motor Mati alias Rusak

Cara memeriksa CDI motor mati sebetulnya benar-benar mudah Brosis, bagianannya pun ringkas serta tidak ribet. Tetapi, sebelumnya ada berbagai penyebab CDI motor rusak salah satunya ...

CDI alias Capasitor Discharge Ignition ini tidak jarang dikaitkan dengan sistem pengapian sepeda motor. Maka dari itu terkadang kami bisa mengenal CDI motor mati yang disebabkan sistem pengapian motor yang berpersoalan semacam : motor tidak jarang mogok.

Cara Memeriksa CDI Motor Mati alias Rusak

Selain itu untuk bisa memantau tanda-tanda CDI motor rusak alias mati, kami terlebih dahulu wajib memeriksa kondisi busi apakah tetap baik alias telah mati. Caranya dengan melepaskan busi dari dudukannya selanjutnya busi dekatkan busi pada bodi (logam) motor, sambil motor distarter untuk mengenal hasilnya.

Hasilnya apabila busi tetap mengeluarkan bunga api artinya busi tersebut tetap menyala serta berlaku sebaliknya, dengan pekualitasan bahwa bunga api busi yang prima itu berwarna biru sedangkan yang tidak lebih prima cenderung berwarna merah.

Apabila pengecekan busi telah valid serta terbukti positif kerusakan ada CDI, Brosis bisa lanjut ketahap berikutnya.

Cara Memeriksa CDI Motor Mati alias Rusak


Pertama siapkan alat-alatnya terlebih dahulu semacam Avometer alias Multitester, ini berkegunaaan untuk memeriksa arus sebuahkomponen. Brosis bisa membelinya di toko elektronik terdekat, mau jenis digital alias pun analog sama saja.

Kedua atur berapa tegangan yang dibutuhkan dengan tutorial memutar selector dipillihan DC 250 Volt.

Ketiga pasangkan kabel warna merah Avometer ke komponen CDI yang terhubung langsung ke koil, sedangkan untuk kabel warna hitam Avometer dihubungkan ke bodi sebagai ground.

Keempat alias terbaru amati pergerakan jarum yang ditunjukan Avometer (atau angka apabila Avometer digital), apakah ada pergerakan jarum ke arah kanan alias kiri. Apabila jarum tetap bergerak tandanya CDI dalam kondisi tetap baik, tetapi sebaliknya apabila jarum tidak bergerak sama sekali CDI bisa dipastikan telah rusak serta wajib diperbaiki alias diganti.

Kerusakan CDI motor biasanya juga merembet ke kiprok, bisa Brosis rasakan ketika mesin motor tidak jarang brebet tidak kala diajak berpercepatan cepat alias bahkan mesin serasa tidak bertenaga ketika menghadapi tanjakan.

Satu lagi gejala kerusakan CDI motor juga mirip dengan gejala kerusakan pulser motor yang cenderung kian melemah, sehingga ada baiknya terbukti diamati terlebih dahulu.
 

Most Reading

Sidebar One